a new airline in mind




October 20, 2005

Blog the aircraft, a sample of IT Solution..Thursday Part 2

Filed under: Jazeera

Hello bloggers…….gue kali ini nulis dua topik sekaligus..buat oleh2 weekend..
Bagi yang belum tahu blog itu benernya apa, gue jelasin dikit ya, blog itu benernya singkatan weblog yang artinya catatan harian di web atau dunia maya..bukan dunia mitha, reny atau ida ya..he..he..he. Blog dah dua tahun terakhir ini menjamur, bahkan ada lombanya segala..kalau ngga salah yg menang versi remaja dah dibukuin judulnya “kambing jantan (sebuah catatan harian pelajar bodoh)”…kalau blog gue ntar judul bukunya “onta jantan (sebuah catatan harian pekerja ganteng)” maklum bekas ketua klub Ganteng Sehat he..he..he … Gue sendiri kenal blog dari temen gue Pa dosen Khairul..yang rajin banget nulis dan sangat inspiratif orangnya. Nah blogger itu sendiri istilah buat orang yang suka nge-blog atau juga orang yang baca blog gue terus ketawa gerr..he..he..he
Gue nulis kali ini terinspirasi oleh comment Kang Gani si Aswin thea soal chronic problem di blog gue “ Dream Team…dah Rabu” (nah makanya nulis comment biar gue juga ada inspirasi)..jadi apa yang kang Gani impikan..bentar lagi jadi kenyataan percaya deh..ibarat bikin blog or catatan harian or diary-nya aircraft..kita kudu nyatat semua yang dialamin pesawat terutama technical problem lalu juga nulis bagaimana penyelesaian selanjutnya dan catatan itu harus mudah diakses semua pihak yang berkepentingan..semangatnya bisa di akses anytime and anywhere..maka dipilih web application..asal jangan bayarannya jad anypay..he..he. Blog yang bagus adalah yang tepat waktu, bisa menceritakan background ceritanya, terus tingkat ke-detilan ceritanya, bahasa yang lugas dan ajakan untuk melakukan perbaikan..sehingga makna dari cerita itu bisa dirasakan oleh pembacanya. Nah hal yang sama harus n kudu kita lakukan untuk pesawat semua problem harus ditulis tepat pada waktunya, detil masalah, tindakan apa yang telah dilakukan terus selanjutnya harapan apa yang harus ditindaklanjuti. Gue penah bimbing tugas akhir mahasiswa Penerbangan ITB tentang troubleshooting APU di Line Maintenance..hasil study-nya mencengangkan ternyata 70% dari hasil troubleshoot teman2 di lapangan tidak confirm..antara problem dan retification ngga nyambung..terus sekitar 15 % ngga efektif alias ..problem itu muncul lagi setelah beberapa cycle..sisanya baru confirm problem tuntas..dari 2000 data yang dia review banyak sekali yang tidak jelas rectification alias minim informasi di kolom sebelah kanan Aircraft Maintenance Log. Menulis AML yang baik itu dalam menjawab problem ada tiga kriteria, pertama harus tahu failure mode-nya apakah kebakar, stuck, dent, chaffing, dsb..yang kedua action troubleshootingnya..dah diapain aja lengkap dengan reference manualnya bisa TSM, AMM, Wiring, Schematic dsb..yang ketiga..result dari hasil perbaikan..apakah pass without condition alais oce sekalee, atau temporary pass with condition..seperti pembatasan operation, tambahan inspeksi, atau not pass alias masih rusak…tingkat ke detil-an ini yang membedakan dia sebagai teknisi pesawat terbang dengan teknisi mobil atau lainnya.. Terkadang suka sedih bahwa teman2 teknisi sendirilah yang menghilangkan kebanggaannya sebagai teknisi pesawat udara..dengan malas mengisi form dengan lengkap dan jelas…saya ngalamin kalau fault code masih sering kosong digit ke 3 dan 4 –nya.. Coba bandingkan dengan Kopassus atau pasukan elit lainnya di dunia tentara..mereka sangat bangga dengan tingkat kesulitan dalam pekerjaannya yang hanya bisa dicapai dengan latihan yang berat dan disiplin yang tinggi…Jadi ketakutan Kang Gani apakah tool yang baru akan jadi beban harusnya ngga terjadi kalau aja semua teman-teman teknisi punya kebanggaan dan sadar akan dirinya sebagai bagian dari profesi terbaik di negeri ini.
Gue dukung abizz mimpinya kang Gani coz it will really help GMF a lot..n juga sejalan dengan salah satu mimpi gue tuk punya IT yang sangat visual tuk bantu teman2 di lapangan, Maintenance Support dan juga di Engineering ala model HIL Management yang bisa auto e-mail kalau ada problem baru muncul, ngingetin kalau mau overdue, Follow On yang bisa di-track.dsb …semoga TSI tanpa kenal lelah akan terus bantuin..it’s really a new way of doing things..maju teruss bravo GMF




You’ve got to find what you love…Thursday’s Jobs

Filed under: Jazeera

Hari ini pagi-pagi gue paksa rapat berempat (maintenance, Quality, Materials n gue Engineering)..karena Ibrahim mau ke Toulouse hari Jum’at..untung pada mau semua..langsung aja ilmu PDCA gue keluar, semua status yang udah gue catat di Excel gue minta progress n next plan-nya apa? Yang paling urgent harus dikejar adalah pass bandara kita..jangan sampai pesawat datang kita ngga bisa ke bandara..susahnya yang punya civil ID baru Ibrahim..tapi kita mau coba minta pass temporary dulu..yg kedua mobil pickup..budget dah disetujui merk Toyota Hi Lux double cabin..jadi ada pintu kecil sebelum ke bak-nya…nah masalahnya belum ada yang punya SIM Kuwait..oke solusinya kita mau hire driver orang Cargo..oh iya yg punya Jazeera tuh salah satu konglomerat yg punya usaha Cargo..jadi bisa nyabut supirnya. Benernya pending item kita tuh yang paling berat di ban..rupanya michelin, bridgestone and goodyear lagi kewalahan order untuk type nya A320..baru ada stock 2006 nah tau sendiri ban palingan 200 landing harus ganti atau kira 1 bulan setengah kira-kira tergantung utilisasinya. Jadi tuk Desember harus punya stok ..belum lagi kalau pesawat baru mesti bisa ngatur staggering untuk brake biar ngga ganti barengan dan policy kita ngga ada ganti ban di transit..jadi ngga bisa maksa sampai botak banget. Disini gue salut sama Material Manager gue Sriram si India thea.ini orangnya kocak banget..gue sering banget becanda sama dia..dia punya koneksi jaringan di dunia logistic luass banget..saat ini kita bisa dapat ban bekas dari Jerman masih R1 5 biji (emang ban ada bijinya..he..he) terus dua yang baru..dah itu dia nyuruh VP gue ancam Airbus kalau ngga mau kasih spare- ban jangan diambil tuh pesawat..abis jual pesawat ngga bisa ngontrol vendor ban katanya..untuk A320 dah jadi masalah worldwide soal kelangkaan ban. Yang bikin gue kagum cara negosiasi dia, jago banget gue sering nguping kalau dia nelpon vendor..oke banget..pe de abizz coz english-nya gape…n yang gue paling salut dia hapal tuh smua hardware kecil-kecil, packing dan accessory kecil2 di komponen..jadi kalau receving inspection dia tau banget apa yang kurang…dia cerita katanya dulu di India setiap ada orang ganti CSD, IDG atau fuel pump, starter, antenna macem2 deh sampai engine run-up dia sambil nganter barang terus ngikutin prosesnya..dia tongkrongin, dia lihat gimana cara masangnya..cara ngetesnya terus..apa aja hardware kecil2 yang sering di request..istilah dia “gue tuh dulu off-engineer”..artinya tukang nungguin komponen digantin (off component)..sampai2 dia suka nyomot hardware barang BER jadi hardware pengganti sementara..sampai dia bisa datangin yang baru..nekat yah…yg penting pesawatnya bisa terbang toh cuma hardware kecil katanya.
Siang ini dia dapat tamu orang Jerman dari perusahaan Paustian Airtex yg bikin interior accessorries… saingannya Belgraver Belanda yang sering Garuda pakai.Lagi-lagi gue kagum sama cara jualan tuh bule..jadi dia lihat demo seat pesawat kita di ruang tamu kantor..dia langsung cek magazine pocket yang ternyata bawahnya dijahit nah kata dia ini salah harusnya diganti net (jaring) aja bawahnya jadi kalau ada makanan yang jatuh langsung turun ke karpet atau di goyang 2 dikit pasti jatuh dan kena di vacuum kalau ngga bisa jadi sarang kecoa..he..he gue jadi inget kecoa di GMF yang ngga kelar2..jangan2 gara2 magazine pocket yang ketutup bawahnya..ujung-ujungnya dia nawarin modifikasi..tuh khan..jago ya jualannya.
Oke cerita tentang Sriram…jadi ngingetin gue dengan ceramahnya Steve Jobs..sang pendiri Apple Computer dan Pixar (perusahaan animasi terbesar yang bikin Toy Story) tentang “You’ve got to find what you love”..ceramahnya dibagi tiga bagian yang pertama tentang Connecting the Dots..jadi hidup itu itu ibarat menghubungkan titik2 (dots) dari pengalaman dan pelajaran masa lalu kita untuk keberhasilan sekarang dan masa depan.. Jobs cerita kalau dia dulu pernah masuk kelas kaligrafi tanpa tahu gunanya apa..eh ternyata 10 tahun kemdian waktu bikin komputer apple semua bentuk font dan tampilan layar malah ilmu itu yang kepake..sama dengan Sriram ketekunan dia ngikutin penggantian komponent..baru kerasa manfaatnya kemudian begitu dia mengerti menghubungkan semua titik pengalaman itu….ceramah kedua tentang “Love and Loss”..dimana walaupun Jobs pernah dipecat dari Apple perusahaan yang didiriinnya sendiri terus dia nekat bikin perusahaan NexT dan Pixar oleh karena saking cintanya dengan apa yang dikerjakan dengan dunia komputer dan grafis yang luar biasa bagusnya..akhirnya dia bisa dipercaya lagi tuk jadi CEO Apple setelah Apple membeli NexT yang sedang naik daun…nah dalam hal Sriram temen gue..dia tuh bener2 mencintai pekerjaannya sebagai orang material..yg tanpa malu n cape ikut mau nungguin orang ganti komponen, nge test komponen terus ulet jalin hubungan dengan vendor2…sampai dia dapat imbalannya sekarang dengan jadi Material manager yang handal seperti sekarang..he’ s found what he loved..ceramah ketiga Steve Jobs ttg Death..nah ini mirip yang pernah gue ceritain dulu soal waktu yang terbatas, bahwa Jobs pernah divonis kanker..tapi dia bisa survive sampai sekarang dan nasehatnya jangan pernah buang waktu karena hidup cuma sekali..so guys don’t waste time..back to work…..do not read this blog all the time.he..he..he..reading this blog may become your dots that you will connect it someday.










Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here