a new airline in mind




October 20, 2005

Blog the aircraft, a sample of IT Solution..Thursday Part 2

Filed under: Jazeera

Hello bloggers…….gue kali ini nulis dua topik sekaligus..buat oleh2 weekend..
Bagi yang belum tahu blog itu benernya apa, gue jelasin dikit ya, blog itu benernya singkatan weblog yang artinya catatan harian di web atau dunia maya..bukan dunia mitha, reny atau ida ya..he..he..he. Blog dah dua tahun terakhir ini menjamur, bahkan ada lombanya segala..kalau ngga salah yg menang versi remaja dah dibukuin judulnya “kambing jantan (sebuah catatan harian pelajar bodoh)”…kalau blog gue ntar judul bukunya “onta jantan (sebuah catatan harian pekerja ganteng)” maklum bekas ketua klub Ganteng Sehat he..he..he … Gue sendiri kenal blog dari temen gue Pa dosen Khairul..yang rajin banget nulis dan sangat inspiratif orangnya. Nah blogger itu sendiri istilah buat orang yang suka nge-blog atau juga orang yang baca blog gue terus ketawa gerr..he..he..he
Gue nulis kali ini terinspirasi oleh comment Kang Gani si Aswin thea soal chronic problem di blog gue “ Dream Team…dah Rabu” (nah makanya nulis comment biar gue juga ada inspirasi)..jadi apa yang kang Gani impikan..bentar lagi jadi kenyataan percaya deh..ibarat bikin blog or catatan harian or diary-nya aircraft..kita kudu nyatat semua yang dialamin pesawat terutama technical problem lalu juga nulis bagaimana penyelesaian selanjutnya dan catatan itu harus mudah diakses semua pihak yang berkepentingan..semangatnya bisa di akses anytime and anywhere..maka dipilih web application..asal jangan bayarannya jad anypay..he..he. Blog yang bagus adalah yang tepat waktu, bisa menceritakan background ceritanya, terus tingkat ke-detilan ceritanya, bahasa yang lugas dan ajakan untuk melakukan perbaikan..sehingga makna dari cerita itu bisa dirasakan oleh pembacanya. Nah hal yang sama harus n kudu kita lakukan untuk pesawat semua problem harus ditulis tepat pada waktunya, detil masalah, tindakan apa yang telah dilakukan terus selanjutnya harapan apa yang harus ditindaklanjuti. Gue penah bimbing tugas akhir mahasiswa Penerbangan ITB tentang troubleshooting APU di Line Maintenance..hasil study-nya mencengangkan ternyata 70% dari hasil troubleshoot teman2 di lapangan tidak confirm..antara problem dan retification ngga nyambung..terus sekitar 15 % ngga efektif alias ..problem itu muncul lagi setelah beberapa cycle..sisanya baru confirm problem tuntas..dari 2000 data yang dia review banyak sekali yang tidak jelas rectification alias minim informasi di kolom sebelah kanan Aircraft Maintenance Log. Menulis AML yang baik itu dalam menjawab problem ada tiga kriteria, pertama harus tahu failure mode-nya apakah kebakar, stuck, dent, chaffing, dsb..yang kedua action troubleshootingnya..dah diapain aja lengkap dengan reference manualnya bisa TSM, AMM, Wiring, Schematic dsb..yang ketiga..result dari hasil perbaikan..apakah pass without condition alais oce sekalee, atau temporary pass with condition..seperti pembatasan operation, tambahan inspeksi, atau not pass alias masih rusak…tingkat ke detil-an ini yang membedakan dia sebagai teknisi pesawat terbang dengan teknisi mobil atau lainnya.. Terkadang suka sedih bahwa teman2 teknisi sendirilah yang menghilangkan kebanggaannya sebagai teknisi pesawat udara..dengan malas mengisi form dengan lengkap dan jelas…saya ngalamin kalau fault code masih sering kosong digit ke 3 dan 4 –nya.. Coba bandingkan dengan Kopassus atau pasukan elit lainnya di dunia tentara..mereka sangat bangga dengan tingkat kesulitan dalam pekerjaannya yang hanya bisa dicapai dengan latihan yang berat dan disiplin yang tinggi…Jadi ketakutan Kang Gani apakah tool yang baru akan jadi beban harusnya ngga terjadi kalau aja semua teman-teman teknisi punya kebanggaan dan sadar akan dirinya sebagai bagian dari profesi terbaik di negeri ini.
Gue dukung abizz mimpinya kang Gani coz it will really help GMF a lot..n juga sejalan dengan salah satu mimpi gue tuk punya IT yang sangat visual tuk bantu teman2 di lapangan, Maintenance Support dan juga di Engineering ala model HIL Management yang bisa auto e-mail kalau ada problem baru muncul, ngingetin kalau mau overdue, Follow On yang bisa di-track.dsb …semoga TSI tanpa kenal lelah akan terus bantuin..it’s really a new way of doing things..maju teruss bravo GMF




You’ve got to find what you love…Thursday’s Jobs

Filed under: Jazeera

Hari ini pagi-pagi gue paksa rapat berempat (maintenance, Quality, Materials n gue Engineering)..karena Ibrahim mau ke Toulouse hari Jum’at..untung pada mau semua..langsung aja ilmu PDCA gue keluar, semua status yang udah gue catat di Excel gue minta progress n next plan-nya apa? Yang paling urgent harus dikejar adalah pass bandara kita..jangan sampai pesawat datang kita ngga bisa ke bandara..susahnya yang punya civil ID baru Ibrahim..tapi kita mau coba minta pass temporary dulu..yg kedua mobil pickup..budget dah disetujui merk Toyota Hi Lux double cabin..jadi ada pintu kecil sebelum ke bak-nya…nah masalahnya belum ada yang punya SIM Kuwait..oke solusinya kita mau hire driver orang Cargo..oh iya yg punya Jazeera tuh salah satu konglomerat yg punya usaha Cargo..jadi bisa nyabut supirnya. Benernya pending item kita tuh yang paling berat di ban..rupanya michelin, bridgestone and goodyear lagi kewalahan order untuk type nya A320..baru ada stock 2006 nah tau sendiri ban palingan 200 landing harus ganti atau kira 1 bulan setengah kira-kira tergantung utilisasinya. Jadi tuk Desember harus punya stok ..belum lagi kalau pesawat baru mesti bisa ngatur staggering untuk brake biar ngga ganti barengan dan policy kita ngga ada ganti ban di transit..jadi ngga bisa maksa sampai botak banget. Disini gue salut sama Material Manager gue Sriram si India thea.ini orangnya kocak banget..gue sering banget becanda sama dia..dia punya koneksi jaringan di dunia logistic luass banget..saat ini kita bisa dapat ban bekas dari Jerman masih R1 5 biji (emang ban ada bijinya..he..he) terus dua yang baru..dah itu dia nyuruh VP gue ancam Airbus kalau ngga mau kasih spare- ban jangan diambil tuh pesawat..abis jual pesawat ngga bisa ngontrol vendor ban katanya..untuk A320 dah jadi masalah worldwide soal kelangkaan ban. Yang bikin gue kagum cara negosiasi dia, jago banget gue sering nguping kalau dia nelpon vendor..oke banget..pe de abizz coz english-nya gape…n yang gue paling salut dia hapal tuh smua hardware kecil-kecil, packing dan accessory kecil2 di komponen..jadi kalau receving inspection dia tau banget apa yang kurang…dia cerita katanya dulu di India setiap ada orang ganti CSD, IDG atau fuel pump, starter, antenna macem2 deh sampai engine run-up dia sambil nganter barang terus ngikutin prosesnya..dia tongkrongin, dia lihat gimana cara masangnya..cara ngetesnya terus..apa aja hardware kecil2 yang sering di request..istilah dia “gue tuh dulu off-engineer”..artinya tukang nungguin komponen digantin (off component)..sampai2 dia suka nyomot hardware barang BER jadi hardware pengganti sementara..sampai dia bisa datangin yang baru..nekat yah…yg penting pesawatnya bisa terbang toh cuma hardware kecil katanya.
Siang ini dia dapat tamu orang Jerman dari perusahaan Paustian Airtex yg bikin interior accessorries… saingannya Belgraver Belanda yang sering Garuda pakai.Lagi-lagi gue kagum sama cara jualan tuh bule..jadi dia lihat demo seat pesawat kita di ruang tamu kantor..dia langsung cek magazine pocket yang ternyata bawahnya dijahit nah kata dia ini salah harusnya diganti net (jaring) aja bawahnya jadi kalau ada makanan yang jatuh langsung turun ke karpet atau di goyang 2 dikit pasti jatuh dan kena di vacuum kalau ngga bisa jadi sarang kecoa..he..he gue jadi inget kecoa di GMF yang ngga kelar2..jangan2 gara2 magazine pocket yang ketutup bawahnya..ujung-ujungnya dia nawarin modifikasi..tuh khan..jago ya jualannya.
Oke cerita tentang Sriram…jadi ngingetin gue dengan ceramahnya Steve Jobs..sang pendiri Apple Computer dan Pixar (perusahaan animasi terbesar yang bikin Toy Story) tentang “You’ve got to find what you love”..ceramahnya dibagi tiga bagian yang pertama tentang Connecting the Dots..jadi hidup itu itu ibarat menghubungkan titik2 (dots) dari pengalaman dan pelajaran masa lalu kita untuk keberhasilan sekarang dan masa depan.. Jobs cerita kalau dia dulu pernah masuk kelas kaligrafi tanpa tahu gunanya apa..eh ternyata 10 tahun kemdian waktu bikin komputer apple semua bentuk font dan tampilan layar malah ilmu itu yang kepake..sama dengan Sriram ketekunan dia ngikutin penggantian komponent..baru kerasa manfaatnya kemudian begitu dia mengerti menghubungkan semua titik pengalaman itu….ceramah kedua tentang “Love and Loss”..dimana walaupun Jobs pernah dipecat dari Apple perusahaan yang didiriinnya sendiri terus dia nekat bikin perusahaan NexT dan Pixar oleh karena saking cintanya dengan apa yang dikerjakan dengan dunia komputer dan grafis yang luar biasa bagusnya..akhirnya dia bisa dipercaya lagi tuk jadi CEO Apple setelah Apple membeli NexT yang sedang naik daun…nah dalam hal Sriram temen gue..dia tuh bener2 mencintai pekerjaannya sebagai orang material..yg tanpa malu n cape ikut mau nungguin orang ganti komponen, nge test komponen terus ulet jalin hubungan dengan vendor2…sampai dia dapat imbalannya sekarang dengan jadi Material manager yang handal seperti sekarang..he’ s found what he loved..ceramah ketiga Steve Jobs ttg Death..nah ini mirip yang pernah gue ceritain dulu soal waktu yang terbatas, bahwa Jobs pernah divonis kanker..tapi dia bisa survive sampai sekarang dan nasehatnya jangan pernah buang waktu karena hidup cuma sekali..so guys don’t waste time..back to work…..do not read this blog all the time.he..he..he..reading this blog may become your dots that you will connect it someday.




October 19, 2005

Dream Team..dah Rabu

Filed under: Jazeera

Pagi ini gue ngurus sidik jari bareng pilot2 ada yg dari Kroasia, ada yang dari Jerman, Itali,,macem2 rasanya..kita datang pagi..tetep aja 1.5 jam kemudian baru beres..tapi gue seneng petugas sidik jarinya tahu Indonesia n seneng dg Indonesia jadi gue diajak ngobrol..pulang dari sidik jadi Ibrahim ngajak ke France Embassy ngambil visa dia karena dia dah punya residence..gue ikut karena kata orang Airbus konsulatnya dah mau ngasih visa kita walau tanpa residence ID..ya udah gue ikut..eh bener passpor gue disuruh tinggal..hari Sabtu disuruh ambil.tapi gue tetep ngga bisa berangkat utk pesawat pertama tapi gue siapin aja buat pesawat kedua tgl 7 November nanti.
Pulang dari Embassy Kassem ngajak bikin MEL sambil nunggu telpon dari Kuwait Airways, gue salut sama nih bapak udah 54 tahun tapi masih mau meriksain segitu tebelnya Master MEL..dia gue kasih post-it tuk tandain mana2 yg harus gue cek dengan konfigurasi pesawat kita dan regulation Kuwait DGCA…hari ini dapat 48 item MEl yg mesti dicek..gue langsung salin ke Excel dan gue tambahin satu kolom yg gue isi dengan MEL-nya Kuwait Airways..curang ya nyontek besok mulai satu-satu gue cek..jadi minggu depan dah jadi tuh MEL tinggal meeting sama Chief Pilot..bungkus langsung kalau mereka setuju and ajuin ke DGCA..lebih cepat dari target yang 2 bulan…cihuyyy…and Khabar gembiranya lagi Kassem bawa versi MS Word MEL-nya airline dia dulu Middle East Airline jadi gue ngga bakal banyak ngetik dan setting format..ini baru rejeki.
Sekarang gue mau cerita kenapa tulisan ini gue kasih judul Dream Team…oke jadi setelah 3 minggu (cepet ya ngga berasa) dan berinteraksi dengan temen2 baru disini gue merasa VP gue tuh mengangap kita yang direkrut mereka adalah orang-orang terbaik yang dia kenal.jadi ge er gue..he..he..ibarat Dream Team-nya dia..tinggal ngebina team work karena kita dateng dari background regulasi yang agak berbeda antar negara,terus culture yang berbeda..sejauh ini sih team work kita bagus..saling bantu-nya kerasa..ngga ada yang merasa ini job siapa..pokonya depan mata sikatttt.. Nah menurut gue hal serupa bisa kita terapin di GMF tuk bantu munculnya airline-airline baru.
Jadi bentuk aja satu tim..”Dream Team” ala GMF..misalnya Kang Gani untk urusan Line, terus Mang Kaslan untuk Quality, Jeni untuk urusan naik gunung..eh salah Engineering, Terus Andi tuk Planning, Mitha bagian cost structure, Johan tuk ngambil pesawat Ida untuk material, Janto tuk IT-nya (pokonya nama-nama yang pernah kasih comment ke blog gue he..he..he). Nah team ini akan ditempatkan satu tahun sebelum operasi sampai satu tahun setelah operasi..sampai bener2 udah bisa di hand over ke orang dalam airline tersebut..tentu maintenance harus PBTH ke GMF..jadi team ini kayak total konsultan aja sampai airline baru tuh bisa tumbuh..tentu gajinya sementara diikutkan standard konsultan..ya ngga. Karena dari kasus Lorena gue lihat banyak tarik ulur antara kita dan mereka..dengan model begini kontrol speed-nya murni ada di kita..dia cukup modal sama mikirin strategi penjualan..dan nyediain crew..gimana? Jdi mereka ngga perlu ada Direktorat Teknik-nya..nah sementara Dir-Tek-nya gue aja yang pegang..he..he.he
Dengan model di atas kita akan memperbanyak customer PBTH dimana revenue kita akan jadi lebih pasti ketimbang yang dateng satu2 tuk overhaul, C-check dsb. Apalagi dengan udah banyak tersedianya template prosedur dan manual gue yakin kerja tim akan jadi gampang..hanya pertamanya bikin template prosedur dan manual yang sederhana..kayaknya yang di GMF sekarang ke beratan .alias kebanyakan prosedur and form..coba di rampingin..dengan cara berpuasa..eh salah..di review lagi..the simple the better.
Oh iya kalau lo semua ada waktu coba deh klik http://www.al-khayala.com itu nama airline baru di Saudi Arabia..yang cuma ngelayanin biznis traveller & VIP antara Ryad dan Jeddah..tapi dia juga sewain buat charter..interiornya man..kerreeen abizzz..jangan lupa klik fleet terus interior..wah kagum deh….website nya juga elegant design-nya cuma yg gue bingung kenapa kuda logonya..emang kuda bisa terbang..wong di Indonesia aja kuda yang bisa terbang cuma merk cat..he..he..he
Gue kebayang kalau bisa bikin yang mirip dia yaitu airline khusus biz class ngelayanain Jakarta-Medan dan Jakarta Surabaya..laris kali ya..apalagi interiornyabisa sebagus al-khayala..mau bikin ngga..yuk..bikin yuk.tapi tunggu gue pulang dulu ya ..jangan ditinggalin.
Eh..pada bikin comment donk biar gue juga ada yang dibaca khan tinggal klik tulisan comments di bawah ini..ya..jangan2 ini blog dah ngga ada yang baca..biarin deh…
Tuk hari Jumat besok mumpung libur gue mau nulis tentang SAMI (Strategic Asset Management) yang gue percaya banget lebih cocok di terapin di GMF ketimbang Global Challenge-nya versi Transforma..he.he..he




October 18, 2005

Simple n Cost Sensitive..that’s for Tuesday

Filed under: Jazeera

Pagi ini gue dikagetin dengan email COO masih seputar kontrak kita dengan Kuwait Airways..yg bikin kaget isinya muji kerja kita (benernya banyakan Kassem..gue cuma bantu2) ttg kontrak..well done katanya .. walaupun tetap ada minor perbaikan yg mesti kita kerjain….tapi ngga sampe sejam datang revisi dari orang legal..biasa bahasa Inggris Hukum..tapi ngga banyak sih 1 jam kita rapihin semua beres….langsung tuh draft gue print n Kassem bawa ke Kuwait Airways..gue malas diajak..panasnya kebayang..gue nerusin kerjaan gue aja..
Oh iya satu comment dari COO dan juga VP finance gue yang berkesan bagi gue adalah permintaan mereka gimana nge-goal-in agar transit check di outstation bisa dilakuin sama pilot karena kita konsepnya setiap flight pasti balik ke base..jadi di base aja yang dikuatin n diatur schedulenya yang agak longar..masalah utama memang DGCA Kuwait belum nyetujuin..nah COO gue udah minta ICAO auditor tuk bujuk DGCA sini (ini yg gue seneng high level manajemen ngurusinnya high level problem..gue terkadang suka ketawa kalau di GMF masih ada VP/GM nongkrongin kerjaan mekanik biar cepet selesai sambil bawain nasi bungkus tuk upah mekanik yang dia tongkrongin..wah kemahalan gajinya buat kerjaan kayak gitu)..jadi kalau bisa goal transit check sama pilot kita ngga usah bayar Kuwait Airways tuk release di outstation..COO & VP Finance gue dah hitung untuk 2 pesawat bisa hemat USD 1.000 per harinya jadi dengan dua pesawat setahun USD 365.000 bo..hebat ya dia sensitif banget dengan cost..itu katanya ciri LCC yang bener (cost sensitive)..tapi semoga Garuda ngga nerapin karena bisa-bisa minta potongan PBTH ke GMF..tapi tenang aja ngga bakalan..wong pilot Garuda manja n priyayi semua…just info kalau transit dikerjain pilot tuh udah hampir dilakukan semua airline di Eropa utk short range flight.
Masih inget khan sama Stuart bekas temen satu apartemen yg gede..manager navigasi..tadi dia datang ke meja gue nanya partnumber software untuk EGPWS (Enhance Ground Proximity Warning System..itu tuh yg untuk peringatin pilot kalau mau nabrak gunung..atau bukit2) ..karena dia mau download terrain database cuma typenya bingung MK III, IV, V atau VII..untung gue punya file preliminary inspection pesawat kita dari Airbus ..gue filter yang ada kata2 software atau database dapat deh gue list Loadable Software yg mesti gue update nantinya sesuai Service Bulletin..ternyata kita pakai MK V..terus gue lanjutin diskusi sama Stuart gimana nantinya proses download lalu siapa yg upload di pesawat..akhirnya gue sepakatin sama dia kalau yang download dia lalu dia juga yg mindahin ke PCMCIA HardDisk (karena Computernya EGPWS namanya EGPWC itu ada slot PCMCIA-nya) terus dia kasih ke Engineering nanti gue masukin ke daftar Maintenance Due List tuk dikerjain Kassem dg Kuwait Airways.begitu juga dengan software and database lain kayak Navigation Database..eh Stuart seneng banget katanya kita udah nyelesaiin satu prosedur tanpa harus meeting..terus dia yg mau nulis jadi prosedur n email ke gue..enak yah sambil ngobrol santai gue di Maintenance dan dia di Operasi dah bisa nyelesaiin satu prosedur..perusahaan kecil enaknya kayak gini ngga berbelit-belit..ngga banyak surat-menyurat…it’s really simple.
Siangnya gue diajak orang Administrasi gue tuk bikin sidik jari di imigrasi dalam rangka proses residence gue.ternyata kita dah kesiangan..jadi antriannya panjang banget..mana orang Kuwait asli main seenaknya nyerobot..nah ini jeleknya negara ini..diskriminasinya kelewatan..saking lamanya yg nganter gue bilang besok pagi aja kita paling pertama datannya jadi masih sepi..ya udah ayoo aja daripada pegel berdiri.
Balik dari situ gue nyelesaiin label buat semua folder tuk maintenance record..biar rapi..oh iya Technical Library gue dah jadi..kecil ruangannya tapi rapih..small is beautiful..tul ngga’..database juga dah jadi yang ini asli made in Kuwait anak buah gue yg Librarian yang bikin gue cuma bantuin sedikit teknik programming-nya aja.
Hari ini gue juga dapat konfirmasi dari Airbus kalau kita ngga dapat aircraft logbook.jadi gue bener2 kudu nyetak sendiri..aneh ya DGCA Kuwait ..kalau di Indo mah kudu beli dari DSKU..ini malah nyuruh nyetak sendiri..pantesan Kuwait Airways pake logbook-nya CAA Inggris..nah ngga nyambung-kan..untung gue bisa dapet copynya dari Mas Heru di Kuwait Airways..ya udah besok gue mau panggil tukang cetak. ..it’s also simple.
Berita sedihnya Laptop jatah gue belon dateng juga ..PO-nya kurang satu tanda tangan yang punya perusahaan..payah yah masa laptop aja mesti owner perusahaan tanda tangannya.
Oh iya tadi gue liat di meja tempat printer, kontrak kerjanya Cabin Crew..eh gajinya kecil lho..gue seneng di perusahaan ini gaji orang teknik bener2 dihargai..tahu ngga gaji gue tuh 1.5 x gaji Co-Pilot..n dibanding gaji Cabin Crew gaji gue 6x-nya..he..he..he ..gaji gue kira-kira sama dengan pilot senior..padahal gue cuma manajer nah gimana gaji VP n COO gue ..kalah jauh tuh crew..coba kalau di Indo..Crew masih segala-galanya khan…kadang kasihan sama temen yang jadi staf di Operation (GOC-red)..kebanting banget penghasilannya sama pilot…makanya kata orang bijak “kalau ngga bisa terbang jangan coba-coba kerja di langit (operation-red)”..he..he
Pagi tadi istri gue juga udah kelar urusan SK berhenti gue dari GMF..thx buat Mitha yang udah nemenin kesana kemari..akhirnya proses transfer gue kelar juga deh..gue dah resmi nih jadi alumni GMF..gue sekarang mau bikin ikatan alumni GMF n jadi ketua tuk Komisariat Kuwait..he..he..ada yang mau nyusul jadi anggota?
By the way..kalau ntar abis dari Kuwait, gue boleh balik ngga ke GMF..bikin polling donk..antara boleh n ngga..gue sih mau banget balik lagi..nanti gue bakal bikin blog baru untuk temen-temen di Jazeera deh.




October 17, 2005

Pada hari Senin..ku batal ke Toulouse

Filed under: Jazeera

Pagi ini gue n Kassem dikagetin dengan e-mail dari COO..COO gue ngasih sekitar 30 pertanyaan dan permintaan revisi kontrak..gile detil banget dia..asli setiap halaman dikasih tanda and di e-mail ke kita..jadi deh acara pagi itu berantakan ..gue n Kassem betulin and kasih jawaban dari isi kontrak..karena COO minta hari ini beres..sambil koordinasi dengan boss gue di Toulouse..Oh iya caretaker boss gue si Kassem..jadi apa2 dia yang tanda tangan. Ngomong2 gue salut ama nih orang .tau ngga posisi dia di Middle East Airline itu head of Maintenance System kira-kira kalau di GMF tuh gabungan antara Pa Max Gozal dan Pa Aruan atau setara dengan Pa Max Aruan…tapi dia mau pindah ke airline baru..dimana fasilitasnya ngga seperti di kantor sebelumnya..kerena di kantor sebelumnya dia udah boss..gue tanya alasannya pindah..sederhana aja ..dia mau jadi bagian dari sejarah berdirinya Jazeera..oke banget khan..sementara gue juga pengen jadi bagian sejarah..sejarah punya gaji gede seumur-umur baru sekarang he..he..he..ngga kok gue juga pengen jadi bagian dari sejarahnya berdirinya Jazeera Airways…by the way gue dah jadi bagian sejarah GMF ngga ya?..ah paling tahun depan juga dah pada lupa ama gue..blog gue dah ngga ada yang baca dan dipenuhin sarang laba-laba..hik..hik..hik….
Sibuk deh gue sampai jam 11 baru beres..cuma gue harus ambil paspor di France Embassy..gue n Ibrahim cabut naik CityLimo ke embassy..sampai disana kita ditolak paspor karena residence n Travel Insurance gue belon ada sedangkan Ibrahim travel insurance aja..langsung gue kontak Rep Airbus yg untuk kita namanya Philipe..dia coba ngomong sma konsulat-nya..5 menit gue balik lagi ke loket..eh tetep ditolak ya udah gue ambil paspor gue terus cabut balik ke kantor..di perjalanan Ibrahim ngomel2 terus karena dia udah ngingetin orang administrasi di kantor tuk nyiapin travel insurance kita..tapi orang administrasi gue gampangin banget katanya cukup pake surat sakti Airbus yang ternyata kurang sakti..he..he..mestinya pake surat sakti Boeing..apalagi….
Gue sih benernya pengen ngga pergi juga karena kasihan Kassem..masih banyak yang mesti dia siapin dan gue kudu bantuin dia maklum di udah pantaran Big Daddy jad butuh tenaga muda tuk bantuin. Sampe kantor gue e-mail boss di Toulouse..mungkin gue ikut di pesawat kedua aja tgl 7 November..abis lebaran…
SIang itu gue sempetn bikin Deferred List versi Excel..ceritanya mau nyaingin Kang Gani dg HIL Managementnya…ngga mungkin la yau..oh iya gue udah bikin folder khusus untuk data-data Maintenance Engineering dan gue minta orang IT bikin script..jadi setiap orang login langsung konek jadi Drive M..biar gampang..nah data HIL, Maintenance Plan, Technical Interruption Report gue taruh di sana biar OCC (Operation Control Center) gampang ngeliatnya..
Ya udah hari ini gue cuma segitu yang gue kerjain..bye..bye Toulouse..hik..hik..hik..gue mau buka di airport ma Kassem ya




October 16, 2005

A New Way of Doing Things..Sunday’s Lesson

Filed under: Jazeera

Hari ni gue dapat pelajaran yang sangat berharga untuk di-share dan memperjelas situasi dikantor gue yang baru dan gue yakin banyak yang ngalamin hal serupa di GMF. Oke ..pagi ini gue n Kassem betulin semua kontrak dengan Kuwait Airways dan seperti gue cerita kemarin boss gue dah berangkat ke Toulouse, tiba-tiba COO gue nyamperin kita berdua and tanya soal status kontrak dengan Kuwait Airways dia cemas ngga keburu di sign sebelum operation..jadilah kita berdua dipanggil ke ruangannya. Pertama-tama dia komplain soal boss gue ttg perubahan kontrak karena dia takut orang legal bakal lama lagi prosesnya, begitu juga dengan di Kuwait Airways. Dari omongan COO gue jelas kelihatan kalau dia n boss gue tuhh ngga cocok..mestinya hal ini ngga boleh dia ungkapin..karena tabu bagi gue kalau COO punya masalah terus cerita ke anak buah dari orang yang bermasalah dengan dia khan sama aja ngajak berkubu…tapi gue seneng Kassem tenang banget ngadapinnya..salut gue ama nih orang. Sebenarnya di Kuwait tuh orang masih mentingin relationship ketimbang apa yang tertulis di kertas..jadi Kuwait Airways pasti ngerjain pesawat kita walaupun agreement belum di sign yang penting understanding dari term kontrak dan workscope disepakati kedua belah pihak..nah ini yg dikerjain boss gue and Kassem….dan ini juga yg berbeda dengan philosopy Barat yg dianut COO..keduanya benar hanya terkadang solusi tergantung situasi..tul ngga?
Oke yang gue sebut pelajaran berharga adalah perkataan COO gue ttg “a new way of doing things”..catat n inget ini kalimat..kelas wahid meaning-nya…jadi COO gue ngeluh soal persiapan airline kita n situasi biz di Kuwait..dia tuh baru direkrut akhir Mei..yang menurut dia telat banget..begitu juga dengan rekrutment gue n Kassem harusnya jauh2 hari..nah yang ini gue setuju…terus dia cerita bahwa di sini banyak yang ngga paham tentang konsep LCC (Low Cost Carrier) dia cerita kenapa banyak LCC sukses bertahan and making profit di dunia macam Ryan Air, Southwest, Air Asia dsb, dia bilang karena mereka (LCC) selalu mencari “a new way of doing things”..jadi mereka selalu tanpa lelah membuat terobosan yang konvensional airline ngga lakuin yang hasilnya adalah berorientasi more productivity with less cost..(Garuda termasuk konvensional ngga yah???)..dan dia pengen banget di Jazeera hal ini dijiwai semua orang..jadi semua orang harus berfikir terobosan yang mendongkrak efisiensi..nah selanjutnya dia hubungin soal kontrak dengan Lufthansa dan Kuwait Airways..dia pengen tuh kita total hanya supervisi Kuwait Airways semua reporting biar Kuwait Airways langsung ke Lufthansa dan kita ngga perlu nongkrongin terus Kuwait Airways kerja ..jadi kita hanya butuh sedikit orang ..nah ini berbeda dengan policy kita yang di Maintenance. Boss gue, Kassem dan gue sendiri berpendapat kita sangat perlu ngawasin Kuwait Airways karena pertama kita belum tahu kualitas kerjanya malahan gosipnya sangat lamban..cuma sayangnya dia satu-satunya provider di Kuwait, kedua kita pengen di awal operation itu nerapin scenario preventive instead of reactive..jangan sampai kejadian dulu … pesawat on ground baru kita sibuk marah2 ke sana kemari..tapi pesawatnya sudah terlanjur ngga bisa cari duit..sayang revenuenya yang hilang khan..Bagi kita di Maintenance permasalahan utama karena provider kita tidak satu perusahaan : Kuwait Airways hanya pegang Light n Line Maintenance, sementara Lufthansa Engineering dan Component sementara Engine provider lain lagi, jadi supervisi dan intermediator mutlak perlu kita lakukan..prinsipnya kita harus bisa memberi kesan produk kita bagus dulu ke customer biar mereka percaya dan mau beli selain harganya memang murah.
Oke jadi dua-duanya bener, COO gue bener karena dia paham sekali konsep LCC..(eh dia itu pilot juga lho..gue jadi inget Gordon Bethune eks CEO Continental yg sukses berat..dia juga pilot and kalau pilot jadi CEO untungnya bisa neken pilot2nya supaya tidak terlalu belagu…) dan dia mau semua orang menjiwai itu sayangnya sosialisasi yang kurang sama cara komunikasi dia ngga sesuai dengan budaya Timur Tengah, boss gue sendiri juga bener karena dia mengerti sekali situasi yang ada di Kuwait dan juga prinsip maintenance dimana tidak ada Low Cost Maintenance yang ada minimum maintenance with highest quality standard.
Nah ini yang mengsinpirasikan gue..dan ini gue mau hadiahin ke GMF..yaitu :
“Let’s find a new way of doing things to achieve a minimum maintenance with the highest quality standard”..

Gue dulu suka sedih di GMF, pas kalau gue lagi bikin aplikasi seperti Interactive Reliability Reporting pake web atau HIL management ada seorang Top Team yang ngomentarin kalau apa yang gue coba bikin tuh ketinggian..pada banyak yang kagak ngerti katanya..padahal dia salah besar..yang gue coba terapin dulu adalah membuat sesuatu se-visual mungkin..karena dengan visual orang akan semakin aware..dan diharapkan hasilnya quality n productivity jadi naik…ya khan..gue emang terlahir menjadi manusia yang sangat visual..buktinya bentuk perut gue coba dari jauh aja dah kelihatan ..he..he..he
Gue sadari juga bahwa konsep maintenance task berbasis MSG-3 lahir dengan semangat yang sama yaitu find a new way of doing things..ngirit hampir separuh task dibanding MSG-2…kalau di hal spritual gue seneng sama yang dikerjain ustadz Hermawan Syahrul..dia lagi sibuk find “find a new way of doing things” dengan Spiritual Engineeringnya..semoga bisa membuat umat lebih dekat kepadaNya dan juga lebih peduli pada sesama..jadi lebih tho’at gitu lochh.
Gue denger GMF juga mau nerapin sistem kupon makan untuk karyawan…what’s a new way of doing things..gue pernah ngobrol sama dr Lula Kamal waktu seminar PMA di Bandung soal hal ini ternyata konsep memberi kupon makan tuh bagus lho yaitu memaksa setiap karyawan makan makanan sehat minimal sehari sekali..ini dengan catatan makanannya sehat lo dari segi kadar gizi, karena ada dan mungkin banyak di antara temen kita makan pagi indomie, siangnya supermie, sampai rumah mie sedap..(cuma beda merk aja)…nah kasihan khan perut n otaknya…dan dengan konsep kupon, setiap abis medical check up..bagi yg high cholestrol..nanti selama beberapa bulan di kasih kupon dengan warna tertentu yang kalau ditukerin akan dapat makanan yang low cholestrol..jadi dia dipaksa diet..begitu juga dengan penyakit lain seperti gula, asam urat..nah kadang2 sosialisai begini yang kurang dilakukan manajemen …jadi banyak yang antipati duluan.
Hal-hal seperti yang gue ceritain di atas juga yang buat gue makin percaya dengan tulisan Michael Hammer bapaknya Re-engineering dalam bukunya The Agenda..”bahwa tidak ada solusi yang sama untuk permasalahan yang sama bagi organisasi yang berbeda dan waktu yang berbeda”..jadi jangan bermimpi kita mengadop Astra atau mengadop GE atau meniru SR Technic terus berharap GMF bisa seperti mereka..yang harus kita lakukan adalah meng-customisasi-nya menjadi solusi yang tepat untuk kondisi manusia dan environment kita serta sesuai dengan jaman-nya.
Oke sebelum terlambat guys “Let’s find a new way of doing things”..ayo kang Gani (yang ini Gani MCC bukan eks CEO Garuda) terusin bikin Repetitive Problem Monitoring-nya..ayo Sigit terusin Component Reliability-nya..ayo Mitha terusin LCC Biz model-nya…..it’s really a new way of doing things….Oce




October 15, 2005

Hot Saturday

Filed under: Jazeera

Semalam kurang tidur asli bantuin Maintenance Manager gue bikin workload setelah di balance dia butuh 37 MH setiap harinya berarti dia butuh minimal 3 orang staff..gue sendiri kalau menurut itungan kudu punya 2 staff….nah masalahnya COO gue tuh kurang kompak dengan VP M&E gue ..COO gue tuh maunya kerjanya remote aja ngga usah ke lapangan..yah mana bisa lah tetep aja kita mesti kontrol Kuwait Airways..nanti kalau dia handlingnya ngga bener keburu terlambat nanganinnya..tau deh biar mereka yang fight aja..kita nontonin.
Pagi ini gue baru tahu kalau bos gue bakal berangkat malam ke Toulouse ngambil pesawat jadi gue n Kassem di briefing sama dia apa2 yang kurang..banyak juga yang kurang..Jadi bagian gue deh sama Kassem jaga warung..tapi dia dah tunjuk Kassem sebagai caretaker. Siang ini doi sama Kassem mau ketemu orang kontrak Kuwait Airways..jadi kudu finalisasi lagi…yang ini kerjaannya Kassem. Sementara pagi ini gue nyiapin daftar tools yang diperluinKuwait Airways tuk area engine karena engine A320 dia beda dg kita dia pake V2500 kita pakai CFM56-5..jadi kudu siap-siap kalo ada ganti Engine atau LRU-nya atau buka c-duct, tatakan IDG dsb
Siangnya pas lagi ngantuk-ngantuknya diajak Sriram.Maetrial Manager gue ke Kuwait Airways liat persiapan storage dia..jadi jalan tuh..wah panasnya setengah mati..Satpam Kuwait Airways ngga ada ramah-ramanya seperti gue bilang mereka emang ngga butuh duit kita…jadi ngga ngerti gimana treat customer..Storage kita gede banget ternyata bekas ruangan naruh VVIP Kit..Sriram cepet banget bikin layout..terus ngatur flownya..gue salut mungkin karena dia dari airline yang ngga terlalu besar ..jadi ujung-ke ujung kerjaan material tahu dia…dari situ mampir ke Engineering ketemu focal point kita..and diajak lihat bakal kantor unuk Maintenance Manager gue..dikasihnya di hangar narrow body..hangarnya ngga sebagus GMF dan ngga sibuk suasananya…Banyak koreksi lagi kontraknya..pokonya ulet banget deh negosiasinya ..apalagi waktu kerjanya ya.
Balik dari Kuwait Airways gue ngelanjutin workscope Wheel n Brake….
Eh sampai sekarang SK berhenti dari GMF gue belum kelar juga padahal gue mengundurkan diri per tanggal 7 Oktober lho..inget tulisan gue dulu ..kalau urusan akses e-mail dan portal cepet banget diputusinnya tapi urusan beginian yang menyangkut duit..he..he..lama banget..padahal sama-sama TS ngg a kompak yah ….gue baru sadar kalau kita diminta mengundurkan diri sebulan sebelumnya tuh karena administrasinya lama ..bukan disuruh transfer kerjaan..he..he..he
dah jam 4.30..gue mau balik karena kalau deket buka ngga ada supir taxi yang mau nganter…oke




October 14, 2005

White Tail Airlines ..Friday bonus

Filed under: Jazeera

Tumben Jumat ini gue bisa nulis blog..gara-garanya dipinjemin laptop sama orang IT namanya Regie..baik nih orang..eh sampe rumah iseng2 ngidupin tombol wireless..eh ternyata ada signal bocor dari apartemen sebelah kali biar signal strenght-nya low tapi lumayanlah…bisa konek ke internet.
Semalam buka puasa di rumah boss Mr Hudaid..wah jamuannya gila-gilaan makanan Arab semua..yang ngga tahan daging dombanya segede sapi pahanya..asli…domba fitness kali ya. Gue nyobain juga kue-kue khas Yaman ..pengennya sih bawa pulang buat sahur cuma malu ngomongnya he..he..he. Ada yang gue salut sama adat tuh Arab..jadi anaknya doi yang paling tua laki-laki kira-kira 19 tahun itu tuh nemenin and ngelayanin kita terus tanpa rasa malu..gue mau minum dimbilin, liat gelas gue kosong diisiin padahal doi udah gede and dandanannya cukup funky..pokoknya sopan and nurut banget ama bapaknya…kayaknya di Indo mah udah jarang tuh, kalau anak perempuan sih mungkin..kalau laki mah gede dikit ngacir mulu..mungkin ngga anak gue si Aero entar gitu ya..wah bangga banget gue kalau anak gue bisa gitu..kalau lihat kelakuan bapaknya yg jebolan John Roberts Power, anak gue ntar bakal kayak gitu..he..he.he
Karena hari ini ngga ngantor gue mau ceritain salah satu mimpi gue, tapi kalau sempat coba deh klik blog temen gue Khairul dosen ITB penulis buku SEPIA kecerdasan milyuner..sangat menarik ttg orang dg lebih dr seratus cita2 yaitu John Goddard yg mempunyai 127 cita2 dimana pada usianya yg ke 74 dia telah mencapai 109 cita2-nya., detilnya silahkan di klik http://sepia.blogsome.com/2005/08/08/manusia-seratus-cita-cita/
Jadi sekarang gue juga dah nulis daftar cita-cita gue baru ada 17 doian nambah n bisa kecapai semua karena gue inget kata salah satu dosen ITB bahwa hidup itu ibarat nulis buku yang kita ngga pernah tahu berapa jumlah halaman yang tersisa..celakanya waktu kita ngga dikasih lagi halaman..pas di cek ternyata ngga ada yang pernah kita tulis..atau kita tetap dikasih kertas cuma alat tulisnya kita diambil sama Yang Maha Kuasa..mis jadi stroke, lumpuh dan etc..nah celaka sekali kalau kita belum sempet nulis apa2.
Gue suka banget cerita begini ke orang lain…jadi gue umpamain Thomas Alva Edison itu kalaupun hidupnya MISALNYA inget misalnya banyak dosa mungkin sampai sekarang belum disuruh timbang antara pahala an dosa karena malaikat semua lagi asik dengerin dia tentang apa yang dikerjain didunia, seperti kita tahu Thomas ini pemegang lebih dari seribu paten….jadi mungkin sekarang dia masih asik cerita ke malaikat tentang penemuannya yang ke -800. ..masih lama kelarnya.Nah bandingkan dengan kita kalau tiap hari cuma masuk jam 8 pulang jam 5 kerja cuma apa yang disuruh atasan..nah pas di akhirat bentar banget tuh interviewnya..eh apa yang kamu kerjain…jawabnya ngga tau tuh apa kata atasan saya aja..wah ngga sampai lima menit disuruh timbang tinggal banyakan dosa n pahala aja..ngga akan ada proses banding..he.he..he
Jadinya intinya berbuatlah lebih terutama untuk sesama karena hidup bukan seperti MS Windows yang kalau berhenti bisa di restart…he.he..kok gue jadi ceramah sih.
Dulu waktu di GMF gue paling sebel kalau ada yang nasehatin gue wah kita harus pelan-pelan dalam mengadakan perubahan..ibarat bayi kalau mau jalan aja mesti belajar merangkak dulu..iya jadinya kita bayi tua yang ngga pernah lari-lari..atau ada yang bilang ibarat makan semangka harus sedikit-sedikit ngga bisa langsung telan semua..nah sekarang dah jaman blender n juicer..tinggal di jus jadi segelas kita minum langsung tanpa cape nguyah-nguyah..emang terkadang antara “sabar dan buang waktu beda tipis”.
Kembali ke cita-cita gue, gue pengen banget bikin yang namanya White Tail Airlines di Indonesia.inget khan lagu kebangsaan Dari Sabang Sampai Merauke..mari kita nyanyi sama-sama …ayo Etta pimpin dengan irama ketukan 1/4..gula 1/2..mentega 1 kg..loh jadi resep kue malah.
“Dari Sabang Sampai Merauke berjajar pulau-pulau..Sambung-menyambung..tak pernah jadi satu karena kurang airportnya……..”..Nah kata uztads Beny Purnama tuh lebih murah ngerasin 1km- 2km landasan dari pada bikin jalan antar kota antar propinsi di Irian, Sulawesi dan Indonesia Timur lainnya belum lagi diganggu maung di tengah hutan atau ada GPK ngompas pekerja jalanan-nya..Nah kita (baca GMF) kudu punya pesawat-pesawat dengan kapasitas di bawah 30 seat atau General Aviation (GA) Aircraft, bisa juga biz jet yang kita dorong orang lain untuk operate di daerah2 itu.Memang citra pesawat kecil soal safety di Indo kurang bagus, tapi saya yakin karena fokus biz dan Authority-nya aja yang kurang .
Jadi konsep White Tail tuh intinya pesawat bisa dipakai sama-sama antar operator. contohnya pesawat Jayapura- Manokwari Operator A tiba-tiba rusak atau harus masuk scheduled check nah kita sebagai provider tinggal kasih pesawat lain atau yang lagi dipakai operator B tapi nganggur..jadi tuh pesawat ngga ada exterior logo Operatornya (White Tail) cuma mereka nyediain aja safety card, in flight magazine, pramugari, katering yang khas mereka. Jadi pemasukan kita secara PBTH cukup aman..so that AMCS kita ngga usah keringat dingin cari market. Nah kalau kita lihat iklan telkomsel yang sudah menjangkau seluruh kabupaten berarti bisa bikin reservasi via SMS…wah ketinggian kalau ini. Oke coba kalau kita hitung kira2 setiap kabupaten ada satu operator dengann 2 pesawat jadi mis 2 x 500 kabupaten ada 1000 pesawat..sehari mereka terbang 5 jam aja dah 5000 FH uang PBTH (Power By The Hour) masuk kantong wow..big market.dan dari situ kira-kira ada 10 pekerja setiap operator maka ada 5000 tenaga kerja yang terserap.wah uztads Hermawan bisa seneng nih..belum lagi multiplier efect dari biz airline..nanti pasti ada kantin di airport, ada katering, ada taksi, ada tukang angkut yang mungkin di total bisa jadi 5000 pekerja lagi terserap.Nah captive market untuk operatornya tuh misalnya bupati and aparatnya mau rapat di ibukota propinsi, terus pos, kargo atau ala flying doctor Australia..jadi sehari 3 flight aja mah bisa overbook..lagian semangat otonomi daerah khan memacu mereka berlomba dalam bisnis dan gengsi. Memang urusan AOC-nya agak ribet tapi pasti bisa di urus dengan DSKU wong di Amerika Latin udah jalan kok bahkan kelasnya pesawat ukuran 737, nah enaknya lagi operator ngga usah mikir maintenance semua kita yang urus jadi orang kita ngga usah dibajak..he..he..he
Ayo gimana GMF tertarik ngga? Kalau perlu MMFnya Merpati kita caplok,kita khususkan jadi MRO kelas wahid untuk pesawat kelas 30 seat ke bawah..ini baru yang namanya Biz porf folio, kalu bisnis rutin kita jadiin portfolio mah ngga seru lagi. Kalau GMF ngga tertarik..gue mau tawarin Emir Kuwait (bukan saudaranya Emir Garuda) gue sodorin peta Indonesia dg ribuan pulaunya (katanya gue sendiri blm pernah ngitung) gue bilang gimana emir apa emir tertarik tertarik modalin saya ..dia pasti jawab.”Thob’an haadza daynuk wa syukron ‘alal risaalah mukaalmah”..amin




October 13, 2005

Weekend on Thursday

Filed under: Jazeera

Semalam Maintenance Manager datang jam 10 malam ngetok apartemen..orangnya dah tua 54 tahun from Beirut n gemuk..perutnya bo kalah gue he..he n mengkilap..awas jangan disama-samain sama yg di GMF ya, namanya Kassem orangnya baik n seneng ngobrol.doi pengalaman di Mantenance dah 28 tahun..aman gue jadi urusan lapangan kita dah dapat orang yang tepat..seperti gue ceritain dulu doi juga Master Aviation dari Cranfield dan belum pernah ikut SIT.he.he.he.. kita ngobrol sampai jam 12 malam…
Pagi ini gue brief dia semua kondisi kontrak baik dengan Lufthansa dan Kuwait Airways…dia dah pengalaman banget jadi cepet meriksa dan kasih comment.
Dah itu dia periksa semua Line Maintenance Check List kasih input based on pegalaman dia seperti gimana nge-close Daily pada malam sebelumnya terus dilanjutin preflight besoknya ternyata released aircraftnya ngga usah di tanda tangan dua kali yang kedua cukup job2 nya aja di stamp…gue baru tahu..he..he .he..terus juga servicing water karena jaraknya deket jadi untuk outstation hanya berdasarkan crew request..jadi kita punya efisien transit check di outstation dan kelar deh Line Check List hari ini..oke juga tuh orang ..besok libur dia mau ngajak gue ngerjain MEL kata dia paling lama 4 hari beres padahal DGCA ngasih waktu 2 bulan..he..he bukannya ngajak gue jalan2 malah ngajak kerja…apes deh gue
Dia juga dapat assignment ngitung workload buat asistennya.yang ini dia kena multiplier effect dari hasil kerjaan gue..kacian….sayang dia udah punya kandidat dari Beirut kalo ngga gue buka lowongan di GMF ..pasti ada ITPU kedua . Gue bakal bantuin dia ngitung kebutuhan anak buahnya..idealnya sih 2 biar bisa muterin shiftnya..
Gue agak yakin setelah nih orang datang..ada orang yang bisa bahasa Arab, pengalaman buat neken Kuwait Airways kalo kerjanya ngga bener..kalo gue diajak ngomong Arab..malah Amin..amin jawabnya karena gue kira ngajak tahlilan..he..he
Setengah hari disini hari ini..tapi tetep gue balik jam 5 karena mau diundang buka bersama ama VP gue..makan kolak kurma kali ya..sama onta panggang..gue nyari timun suri ampe muter2 ngga nemu tuh nemunya permai suri..cuma gue ngga masuk itungan..katanya masih kayak anak kecil..he..he.. apanya ya




October 12, 2005

Rabu..kelabu

Filed under: Jazeera

Hari ini gue malas kerja..ngga tau kenapa..cape kali yah..gue kangen sama keluarga di Indo..and kangen nih sama teman2 GMF..hik..hik..hik
Hari ini kebanyakan kerjaan clerical ..boss gue minta dibantuin cek ulang semua agreement dengan Kuwait Airways..benerin format liat salah ketik ngga..pokoknya ngebosenin..karena isinya gue udah baca berulang kali…terus dia minta bantuin lagi cek IPC umtuk component pool karena masih ada beberapa item yang dispute..padahal menurut gue percuma karena kemaren udah di sign agreementnya…Padahal rencana gue hari ini nyelesaiin workscope overhaul wheel n brake..ya udah gue tunda dulu….
Menjelang siang rep Airbus yang buat kita dateng..gue minta berbagai manual yang belum kita diterima padahal itu ada di dalam kontrak..dan juga minta kemungkinan copy log book nya DGAC France..tau ngga disini logbook boleh nyetak sendiri padahal kalau dikita mesti kudu beli dari DSKU, karena waktu dah mepet gue mau minta punya France DGCA nanti baru kita cetak.
Abis istirahat siang dateng sample AML, MEL List dan macem untuk kita proof..lumayan hasilnya bagus…
Gue kayaknya belum tentu berangkat ke France nih..visa nya masihbelum jelas baru Sabtu ini dan kalau jadi Senin langsung berangkat..padahal masih banyak persiapan yang mesti gue jalanin disini..I really need assistance ..kalau untuk phase preparation sih gue sanggup tapi kalau nanti dah operational wah masa gue tiap hari nyiapin job card terus ngumpulin..bisa kurussss…bos udah nyuruh ambil dari Indo..tapi gue entar diamuk Pa Wito..wah kalau disumpahin khan kacau..he..he
Orang India disini banyak banget lho ..gue pikir n yakin skillnya bagusan kita cuma emang ngomong Inggrisnya lancar kayak aer cuma kepalanya agak goyang-goyang dikit kalau ngomong.. ..
Gue tadi e-mail temen gue yang di Maintenix nanyain dia punya modul siap jadi ngga buat warehouse..gue benernya pengen nawarin buatan Indo..cuma nantinya supportnya pasti bikin gue sibuk..karena orang kita belum terbiasa jualan keluar…liat entar deh
Ada yang gue bikin bangga ttg Indonesia..semua buku tulis dan kertas dikantor gue bikinan Sinar Mas..at least hati gue berbunga-bungan karena dimana-mana ada tulisan made in Indonesia walau hanya kertas..dari pada bikin pesawat susah jualnya…he..he.. tapi kalau jualan software aplikasi buat LCC kayaknya kita mampu tuh…yuk bikin yuk..

« Previous PageNext Page »








Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here